Pasca Kampus Undercover (1): Ucapan Orang Tua adalah Do’a

Standard

Kata-kata orang tua itu bagaikan doa, ya benar saya menyadarinya akhir-akhir ini. Semua kata-kata yang ditujukan untuk anak-anaknya baik dalam keadaan marah ataupun tenang akan menjadi doa. Ini kisah nyata, beberapa bulan yang lalu Abi (ayah saya) agak kesal karena anaknya belum juga lulus, sampai-sampai Abi berkata (dengan agak mengancam), “kalau sampai belum lulus juga smester depan Abi nggak akan ngebayarin uang SPP kamu, kamu cari uang aja sendiri!”

Tiba-tiba rasa bersalah langsung muncul dari dalam diri, Ya Allah tolong studi hamba, hiks..

Dan ternyata, kata-kata Abi memang sakti, smester berikutnya saya nambah  smesteran lagi (belum lulus-red), tapi dengan kondisi yang berbeda, sudah mendapat pekerjaan, persis seperti ucapan Abi, kalau nambah smester lagi,:”cari uang sendiri”.

Hanya berpikir, kalau waktu itu Abi mengeluarkan kata-kata seperti, “Abi sumpahin kamu lulus smester depan!” apakah hasilnya akan berbeda (hihi just kidding!), tentu saja tidak bermaksud menyalahkan orang tua, lambat menyelesaikan studi, sepenuhnya tanggung jawab saya.

Setelah istikharah, maka sekarang memutuskan untuk jalani saja, skripsi dan pekerjaan, ini akan berhasil, tapi pasti bisa! Allahuakbar!

Sekarang aku bertanggung jawab untuk kemajuan studiku, karirku, masa depanku, dan kehidupanku secara keseluruhan. Bismillah, Allah tunjukkan jalan yang benar, jalan yang lurus.

Advertisements

4 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s