Ladies, Mari Menabung!

Standard

Baru-baru ini saya membaca sebuah buku menarik, judulnya “Money, A Memoar (Perempuan, Emosi, dan Uang)” karya Liz Perle. Sungguh buku ini bertutur dengan jujur tentang sejarah uang dan perempuan sejak dahulu kala, dan mengapa perempuan identik dengan “materialistis”.

Tidak semua isi dari buku ini saya setujui, tapi terus terang saya mendapat persepsi baru tentang uang.
Jadi begini, ladies…

“Realistis itu berada di tengah-tengah antara naif dan materialistis. Nah, jadilah seorang perempuan yang realistis!”

Ada lagi satu kutipan bagus dari buku ini:

“Dari lahir hingga usia delapan belas seorang gadis membutuhkan orang tua yang baik.
dari delapan belas sampai tiga puluh lima dia butuh penampilan yang menarik
dari tiga puluh lima hingga lima puluh lima dia membutuhkan kepribadian yang menawan
dan dari lima puluh lima hingga seterusnya dia membutuhkan uang yang lumayan,
maka sekarang kutabung uangku.”
~Sophie Tucker~

LOL ngebacanya, yah… ada benarnya juga sih, ketika kita tua dan sudah tidak produktif (bekerja), tentunya kita membutuhkan uang, dan darimana lagi uang itu kalau tidak dari tabungan, syukur kalau kita punya uang pensiun, kalau tidak? masakah kita harus mengemis pada orang lain?

Jadi, intinya setelah membaca buku ini saya memutuskan untuk lebih tekun menabung untuk kehidupan di hari tua 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s