The Question “?”

Standard
Di perkuliahan saya  (Psikologi) ada satu mata kuliah asik, namanya mata kuliah Filsafat Eksistensialisme, nah di sana kita ada tugas, dimana kita harus mengajukan 5 pertanyaan, lalu teman-teman kita lah yang harus menjawabnya. Ini pertanyaan dari adik kelas saya, yang kemudian saya jawab. Begitu mengasikkan belajar filsafat itu!
1. Tuhan Maha Baik, sulitkah untuk bersyukur?
Betul Tuhan Maha baik, tapi kemurahan kasih sayang Tuhan hanya dapat dilihat dengan mata hati, dan hanya sedikit orang yang berusaha menggunakan mata hatinya. Orang yang mata hatinya terbuka tak kan sulit untuk bersyukur. Kemurahan Tuhan tersebar di dimana-mana, di langit dan di bumi, hanya yang mau berusaha untuk menggunakan mata hatinya yang dapat bersyukur.
2. Apa gunanya mata, jika yang kau lihat membuat murka Tuhan?
ini retoris, tidak perlu jawaban.
3. Untuk apa ada ‘kebahagiaan’?
Kebahagiaan itu hadiah untuk orang yang mau bersyukur atas apapun yang diberikan Tuhan padanya
4. Jika cinta membuat orang bahagia, mengapa ada cinta yang menyakiti?
Orang yang menganggap cinta itu menyakiti, dia belum tahu apa arti cinta yang sesungguhnya, karena cinta itu seharusnya memberi dan hanya memberi, orang yang meminta sesuatu dari cinta-lah yang akan sakit, tersakiti, atau menyakiti
5. Apa yang akan kau lakukan jika satu jam lagi kematian menjemputmu?
Sebisanya menemui orang-orang yang telah aku sakiti hatinya,sengaja atau tidak sengaja. Istighfar sebanyak-banyaknya, mengucap hamdalah sebanyak-banyaknya.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s