Sabar ya Nak, sebentar lagi kita bertemu…

Standard

Siang ini begitu panas Nak, yah disinilah kini Ummi-mu berada, di kota Jatinangor tercinta, tempat Ummi menuntut Ilmu, tahukah apa yang sedang Ummi pelajari saat ini, yup…Ummi sedang belajar Psikologi, ini adalah suatu ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan proses-proses mental yang melatarbelakanginya.

Tapi entah kenapa, siang yang terik ini tak juga meluruhkan rasa rindu Ummi pada mu, calon anakku, yang berada di rahimku, apakah kau nyaman di sana? Semoga Allah selalu menjagamu selalu anakku. Hari ini Ummi merasa sangat rindu padamu Nak, ingin rasanya Ummi cepat bertemu denganmu… Rasa rindu ini semakin membuncah, kadang ketika sendiri Ummi sering mengelus perut, di mana kau berada saat ini.

Tahukah sekarang Ummi-mu sedang berusaha menjadi seorang yang lebih baik, belajar dengan benar, lebih rajin ke kampus, berusaha untuk tidak tidur ketika dosen sedang menerangkan (walau kadang tetap jatuh tertidur juga, karena saking tidak tahannya :D), tapi yang jelas Ummi jadi lebih serius belajar sekarang, biar kalau kamu lahir, kamu nggak akan malu, kamu senang kan kalau punya Ummi yang pintar? J

Dan yang lebih penting sekarang Ummi sedang serius menjaga ruhiyah, tentu saja Ummi berusaha untuk menjaga iman yang ada di hati, Nak. Ketika kamu hidup nanti, kamu akan merasakan, bahwa hanya iman lah yang membuat kita tetap kuat bertahan di dunia, kala rasa sesak bergejolak dalam dada, kala kau merasa dunia seakan sangat kejam padamu, ingatlah nak bahwa janjiNya pasti, ia kan menjaga dan melindungi orang yang beriman senantiasa.

Ummi juga berusaha untuk makin mengenal Allah, Rabb kita Nak, yang setiap detik menjagamu di dalam kandunganku, tahukah semakin ummi mengenalnya, ummi semakin cinta padaNya, semakin ummi bersandar padaNya, semakin kuat pendirian Ummi.

Ummi ingin cepat bertemu denganmu nak…, biar nanti ummi kenalkan kau padaNya, ummi ingin jadi orang yang pertama kali mengenalkanmu pada Rabb kita, biar kau tahu betapa pengasih penyayangnya Ia, biar kau tahu bahwa dia selalu menjagamu bahkan dalam kesendirianmu di dalam rahimku yang gelap.

Ketika Ummi baca keajaiban penciptaan manusia, air mata Ummi menetes, nak…betapa Rabb kita begitu agung, batapa cermat proses penciptaan seorang manusia, dan itu semakin mengingatkanku padamu anakku.

Saat ini kau masih dalam bentuk ovum, nanti (intuisiku mengatakan sebentar lagi)…, jika kau Allah mengizinkan, maka kau akan menjadi nutfah, dari nutfah kau akan berubah menjadi embrio, melalu proses yang panjang…kemudian kau akan menjadi manusia, saat kau keluar dari rahimku…itulah saat-saat yang paling ummi nantikan dalam hidup, karena ummi sangat rindu kepada-mu calon anakku.

Maka berdo’a ya sayang supaya orang yang akan menjadi abi-Mu adalah orang yang sholeh, ummi ingin engkau tumbuh dari benih yang baik, supaya abi-mu nanti bertanggung jawab sampai engkau tumbuh dewasa, supaya ia dapat mengajarkanmu banyak hal tentang kehidupan ini, berdo’a sayang…, supaya kita cepat bertemu.

 

About risyacempaka

I am a wisdom seeker, mencari ilmu dan hikmah dari mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja. mendengar lebih banyak supaya mendapat ilmu lebih banyak. menangkap ilmu dengan tulisan, kemudian mengamalkannya. dan tak lupa menyampaikannya pada orang lain. karena agama adalah nasihat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s