aku dan waktuku

Standard

Kini pun aku tak juga bisa menyudahi waktuku

Akhirnya aku bertatapan dengan kenyataan

Bahwa maut itu masih seperti dahulu

Dia tak pernah bisa diterka

Aku yang kini berhadapan dengan perbatasan

Namun tak juga mau berharap maju

Mungkin aku takut

Akan jenak waktu yang akan menghampiri

Tahapan-tahapan usia tiba-tiba datang menghampiri

Namun jenak-waktu yang selama ini mengalir

Ternyata tak kuisi dengan bijak

Hingga akhirnya aku…

Aku tersadar

Waktu yang tak juga bisa aku akhiri ini

ternyata bukan aku yang memulainya,

Karena sejak awal bukan aku yang mengatur

Bolehkah kini kuikuti kata hatiku saja?

Sebelum semua terlambat

Dan aku tak bisa menikmati jenak-waktu ini

Lalu akan kukatakan padanya dengan lantang

Bahwa aku tak menyesal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s