Otak Saya, Otak Lebaran

Standard

PAGI

Pagi-pagi sekali saya dibangunkan oleh dering sms di HP, ternyata dari Mam Rani, Tutor Bahasa Inggris saya

“guys, where are you? It’s time to fill your brain”

Hoahemm (sambil menguap, kucek-kucek mata) Oh, ya Ampuuuun, skarang kan hari Rabu, waktunya les inggris, lupa saya, ckckck. Gimana sih nih otak jadi lemot. Otak saya, ya ampun, diisi apa aja ya otak saya selama libur lebaran ini bener-bener jadi turun nih daya ingatnya.

Bener banget kata si Mam di sms-nya, it’s time to fill your brain, tapi bukan otaknya aja yang harus diisi, tapi juga harus fill your day. Karena mau nggak mau, dan ini harus disadari, holiday is over! Harus kembali lagi seperti biasa, ups* ralat, hari-hari setelah Ramadhan harusnya jadi hari-hari luar biasa, kan semangatnya baru. Tapi kok, kayaknya… mmmh… masih lebih semangat pas shaum ya, padahal makannya lebih dikit, hihi

Otak saya, ya benar otak saya selama liburan ini kayaknya kebanyakan diisi dengan: opor ayam, lontong, kastangel keju, kue-kue kering, ranginang, baso, cuanki (karena kalau bosen makan opor lari ke baso dan cuanki), lengkeng (lagi musim di cimahi), dan banyak lagi. Alhamdulillah yah sesuatu (hehe, kayak omongannya Syahrini). Maksudnya Alhamdulillah gitu keluarga ini makmur juga pas lebaran, dan si Ummi semangat banget masak kue, masak lontong, dll.

Tapi kebanyakan makan, malah ngebikin kinerja menurun, ini harus dihentikan. Harus menghijrahkan diri, dari otak lebaran ke aktivitas, banyak agenda nih. Skripsi, les, ngurusi pengajian rutin, tes TOEFL, magang di Mas harry, belajar masak, dll. Oh, Alhamdulillah yah sibuk lagi.

Oh jadi inget, selain sms dari si Mam, semalem dapet sms juga dari Mbak Carolina alias Olin. OK, katanya, yang berarti dia bersedia bimbingan dengan saya. Bahagia deh dapet sms dua huruf itu dari Mbak Olin. Wew, berarti harus segera meluncur ke Jatinangor nih, mungkin silaturrahmi dulu sama ibu-ibu dan bapak-bapak di perpus, terus sama adik-adik yang manis di kampus, dan lain-lain. Terus ke rumah si Mam, belajar TOEFL ampe sore. Akan jadi hari yang panjang tampaknya

SORE

Pulang ke rumah dengan kelelahan luar biasa dan kepala agak migrain, mungkin karena tiba-tiba jadi sibuk lagi kali yah, jadi tubuhnya belum terbiasa. Yah, ini memang masih pemanasan, lama-lama pasti tubuh akan terbiasa dan sadar ini sudah saatnya switch dari otak lebaran ke otak aktivitas.

Nyampe ke rumah, mencium bau sedap yang saya kenal, tapi saya rada nggak percaya sama penciuman saya, hah masa sih? Cepet-cepet masuk ke dapur, si Ummi lagi megang mangkok. “Cha, sini cha cobain”, katanya. Dan ternyata Aaaaaaagh, si Ummi masak opor ayam lagi lengkap dengan lontongnya, toloooooong!

“Kok, masak opor lagi sih, Mi?” dan dengan senyum tanpa dosa si Ummi ngejawab, “Iya, Neng, kan enak biar kerasanya kayak lebaran terus.” Kepala saya rasanya jadi tambah migrain.

About risyacempaka

I am a wisdom seeker, mencari ilmu dan hikmah dari mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja. mendengar lebih banyak supaya mendapat ilmu lebih banyak. menangkap ilmu dengan tulisan, kemudian mengamalkannya. dan tak lupa menyampaikannya pada orang lain. karena agama adalah nasihat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s